Pengertian Pembangkitan Listrik Tenaga Air
Pembangkitan Listrik Tenaga Air adalah suatu bentuk perubahan tenaga dari tenaga air dengan ketinggian dan debit tertentu menjadi tenaga listrik, dengan menggunakan turbin air dan generator. Daya yang dihasilkan adalah suatu persentase atau bagian hasil perkalian tinggi terjun dengan debit air.
Oleh karena itu berhasilnya pembangkitan listrik dengan tenaga air tergantung dari usaha untuk mendapatkan tinggi terjun air yang cukup dan debit yang cukup besar secara efektif dan produktif.
Di hulu sungai di mana pada umumnya kemiringan dasar sungai lebih curam akan lebih mudah diperoleh tinggi terjun yang besar. Sedangkan di hilir sungai tinggi terjun rendah dan debit besar. Sebab faktor yang menentukan ukuran-ukuran dimensi bangunan tenaga air maupun peralatan mesin (mekanik) adalah debit air.
Maka terjun tinggi dengan debit kecil akan memerlukan ukuran atau dimensi bangunan dan permesinan akan kecil. Sedangkan tinggi terjun rendah dan debit air yang besar akan memerlukan ukuran atau dimensi bangunan air dan mesin yang besar. Oleh karena itu bagian hulu sungai lebih ekonomis, sedangkan bagian hilirnya kurang ekonomis.
PLTA yang didapatkan dari sebuah bendungan pada prinsipnya berfungsi untuk menyediakan tinggi tekanan yang cukup untuk membangkitkan tenaga listrik, antara muka air pada bagian yang disadap (intake) sampai dengan muka air yang keluar dari turbin dan kembali ke aliran sungai, serta menyediakan aliran air yang cukup dan konstan untuk waktu-waktu tertentu. Oleh karena itu perlu disediakan waduk (reservoir) yang dapat menampung aliran air dari sungai agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
No comments:
Post a Comment