Tinjauan Kapasitas Pembangkitan Listrik Tenaga Air
Tinjauan Kapasitas PLTA
Kapasitas PLTA adalah daya maksimum yang dapat dihasilkan oleh generator pada tinggi terjun air tertentu dengan aliran penuh. Besarnya daya yang dihasilkan merupakan fungsi dari besarnya debit sungai dan tinggi terjun air. Besarnya debit yang dipakai sebagai debit rencana, bisa merupakan debit minimum dari sungai tersebut sepanjang tahunnya atau diambil antara debit minimum dan maksimum, tergantung fungsi yang direncanakan PLTA tersebut.
Besarnya tinggi terjun air terikat pada kondisi geografis di mana PLTA tersebut berada. Panjangnya lintasan yang harus dilalui air dari bendungan ke turbin menyebabkan hilangnya sebagian energi air, energi air yang tersisa (tinggi terjun efektif) inilah yang menggerakkan turbin air dan kemudian turbin air ini yang menggerakkan generator. Besarnya daya yang dihasilkan juga tergantung dari efisiensi keseluruhan (overall efficiency) PLTA tersebut yang terdiri dari efisiensi hidrolik, yaitu perbandingan antara energi efektif dan energi kotor (bruto), efisiensi turbin dan efisiensi generator.
Dengan demikian besarnya daya yang dapat dirumuskan sebagai berikut :
P = 9,8 . Q . h . η (KW)
…………………………………….........
(2.1)
Di mana :
Q = debit air (m3/detik)
h = tinggi terjun air efektif (m)
η = efisiensi keseluruhan PLTA
Efisiensi keseluruhan PLTA didapatkan dari :
η = ηh x ηt x ηg
……………………………………………………...
(2.2)
di mana :
ηh = efisiensi hidrolik
ηt = efisiensi turbin
ηg = efisiensi generator
No comments:
Post a Comment